Thursday, February 26, 2015

Jenis Produksi Kayu Bulat

1. Agatis
Manfaat :
Kayu agatis yang mempunyai mutu sangat baik,  adalah salah satu jenis kayu perdagangan utama di wilayah Indonesia dan juga kawasan Asia Tenggara. Kayu jenis ini tergolong kayu yang lunak dan terbilang ringan. Dengan tekstur serat pada kayu yang biasanya lurus, serta tekstur kayu yang sangat halus dan juga rata, kayu jenis agatis pada umumnya dinilai sangat baik/bagus untuk dijadikan keperluan pertukangan, dalam pembuatan tiang pada perahu, untuk konstruksi yang terletak dibawah atap, keperluan pada perabotan rumah tangga, sebagai papan bingkai dan juga untuk peti-peti pengemas. Kayu jenis agatis juga biasanya dipergunak
an pada bagian pembuatan alat musik gitar rentang menengah, sebab sifat resonansinya yang sangat bagus, dan biaya produksinya sangat murah. Jenis kayu tersebut dipakai juga untuk beberapa bahan papan permainan igo.
Daerah produksi :
Kayu jenis agatis banyak dijumpai di wilayah pulau Kalimantan serta pulau Sulawesi

2. Jati
Manfaat :
Kayu jenis jati banyak diolah untuk dijadikan mebel untuk taman, mebel untuk interior bangunan, kerajinan pahat/ukir, panel, dan juga anak tangga yang sangat berkelas. Kayu jenis jati umumnya digunakan juga untuk bahan dok pada pelabuhan, bantalan pada rel, jembatan penghubung, kapal niaga tradisional, dan kapal perang tradisional.
Kayu jenis jati umumnya digunakan juga pada struktur bangunan/rumah. Banguna rumah tradisional masyarakat Jawa, seperti di bangunan rumah joglo khas Jawa Tengah, menggunakan kayu jenis jati di hampir besar pada bagiannya: pada tiang-tiang penyanggah, rangka yang di gunakan untuk atap, hingga pada dinding-dinding yang idah berukir.
Ranting-ranting kayu jenis jati yang tak lagi bisa dimanfaatkan untuk bahan baku mebel, dimanfaatkan untuk kayu bakar dengan level kelas satu. Kayu jenis jati menghasilkan panas sangat tinggi dan stabil, sehingga pada zaman dulu digunakan banyak sebagai bahan bakar pada lokomotif uap.
Daerah persebaran :
Di daerah Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Pulau Selawesi, Provinsi NTB, dan juaga Provinsi Lampung.

3. Meranti merah
Manfaat :
Kayu jenis Meranti merah ini lazimnya dipakai untuk kayu pada konstruksi, seperti panil kayu untuk pembuatan dinding, pijakan pada loteng, untuk sekat pada ruangan, bahan baku mebel dan juga perabotan pada rumah tangga, bahan dasar mainan, pembuatan peti mati dan banyak lagi. Kayu jenis meranti merah-tua yang mempunayai berat lebih biasa dipergunakan untuk bahan konstruksi dari yang sedang sampai yang cukup berat, balok, kasau, bahan kusen pintu serta jendela, bahan papan lantai, untuk geladak pada jembatan, serta untuk bahan baku membuat perahu.
Meranti merah juga sangat baik untuk bahan pembuat kayu olahan seperti pada papan partikel, harbor, dan juga venir untuk kayu berlapis. Selain itu, meranti ini cocok untuk dibuat menjadi bubur kayu, untuk bahan baku pembuatan kertas.
Lokasi Persebaran :
Kayu jenis Meranti Merah Banyak dijumpai di wilayah pulau Sumatera dan kepulauan Maluku.

4. Keruing
Manfaat : kayu jenis Keruing menghasilkan kayu bangunan umum, baik untuk konstruksi menengah maupun berat. Keruing juga digunakan untuk keperluan interior seperti kusen pintu dan jendela, tiang penyanggah, tangga, dan panel kayu. Setelah diawetkan, kayu jenis keruing sangat cocok untuk penggunaan pada konstruksi berat di bagian luar ruangan, seperti contoh untuk tiang saluran listrik atau saluran telepon, pilar, pagar pada rumah, sebagi bantalan rel jalur kereta api, dalam aktifitas pembuatan kapal, dan geladak dermaga. Di samping pemanfaatannya sebagai panel kayu, kayu jenis keruing juga secara umum dimanfaatkan untuk bahan membuat venir serta kayu lapis. Kayu jenis keruing ini juga terbilang cukup baik untuk bahan baku membuat papan partikel dan juga sebagai bahan baku bubur kayu untuk proses pembuatan kertas. Secara lokal, kayu jenis keruing juga umumnya digunakan untuk bahan baku pembuatan arang. Semua kayu jenis keruing juga menghasilkan bahan semacam oleoresin yang umumnya diketahui sebagai minyak keruing/minyak lagan, Secara di wilayah sekitar bahan minyak ini dipergunakan sebagi memakal atau mendempul pada perahu, sebagai bahan pernis untuk perabotan rumah atau pada dinding, dan juga untuk obat luka atau pada sakit kulit tertentu.
Daerah budidaya :
Kayu jenis Keruing biasanya dijumpai di wilayah pulau Kalimantan, pulau Sumatra, pulau Jawa dan kepulauan Nusa Tenggara.

5. Rasamala
Manfaat :
Daun rasamala yang masih muda biasa berwarna merah dan juga dapat buat sayur, lalapan, atau sebagai obat sakit batuk. Kayunya yang kuat dan biasa dipakai sebagai bahan utama untuk jembatan penghubung, bantalan pada rel kereta api, geladak/lantai, hingga bahan pembuat perahu.
Daerah persebaran :
Pohon tersebut biasanya banyak dijumpai di wilayah pulau Jawa dan pulau Sumatra

6. Pulai
Manfaat :
Kualitas jenis kayu pulai kayunya tidak begitu keras dan juga kurang disukai sebagai bahan pada bangunan sebab kayunya yang mudah melengkung jika terjadi suhu lembap, tapi banyak juga dipergunakan sebagai bahan membuat perkakas pada rumah tangga terbuat dari kayu dan seni ukiran dan juga pahat patung. Pohon jenis ini sangat banyak dipergunakan sebagai penghijauan sebab daunnya bewarna hijau mengkilat, rimbun serta melebar ke arah samping sehingga memberikan rasa sejuk. Kulitnya biasanya digunakan sebagai bahan baku pada obat. Karena sangat berkhasiat untuk mengobati/meredahkan penyakit radang pada tenggorokan dan banyak lagi.
Tempat persebaran :

Biasanya dapat dijumpai di wilayah pulau Jawa dan pulau Sumatera

Tuesday, February 10, 2015

Soal Pilihan Ganda Sumber Daya Laut (untuk tugas, ulangan, atau latihan OSN)

1. Luas laut yang dimiliki negara Indonesia mencapai ............ km2
a. 5,8 juta
b. 6,8 juta
c. 7,8 juta
d. 8,8 juta

2. Potensi penangkapan komoditas ikan yang masih bisa mungkin  ikan melakukan regenerasi  sehingga jumlah ikan yang ditangkap tidak akan mengurangi populasi ikan disebut ..............
a. Potensi siaga
b. Potensi produksi
c. Potensi lestari
d. Potensi asli

3. Laut Indonesia mempunyai angka potensi lestari sebesar .............. ton
a. 5,4 juta
b. 6,4 juta
c. 7,4 juta
d. 8,4 juta

4. Berdasar hukum  internasional, jumlah tangkapan yang diperbolehkan di Indonesia ialah 80% dari potensi lestari tersebut atau sekitar .............. ton per tahun
a. 4,12 juta
b. 5,12 juta
c. 6,12 juta
d. 7,12 juta

5. Ikan yang banyak ditemukan di Indonesia bagian barat adalah .............
a. pelagis kecil
b. Paus
c. Hiu
d. Lumba-lumba

6. Jenis ikan yang dibudidayakan di tambak adalah ..........
a. Bandeng dan tuna
b. Udang dan Madidihang
c. Bandeng dan Madidihang
d. Bandeng dan udang

7. Berapa panjang garis pantai Indonesia ?
a. 71.000 km
b. 81.000 km
c. 91.000 km
d. 101.000 km

8. Hutan mangrove banyak ditemukan di daerah ................
a. Dataran tinggi
b. Pantai berpasir putih
c. pasang surut
d. dataran rendah

9. Apa Fungsi ekologis dari  hutan mangrove ?
a. Sebagai penghasil keuntungan bagi masyarakat sekitar
b. Sebagai tempat wisata yang indah bagi wisatawan
c. Sebagai pelindung dari adanya gempa bumi

d. sebagai habitat atau tempat hidup binatang laut

11. Perhatikan gambar di bawah ini !
Gambar tersebut kerusakan alam karena ...........
a. Abrasi
b. Tanah longsor
c. Sedimentasi
d. Vulkanis

12. Perhatikan tabel di bawah ini !

Dari data di atas menunjukan bahwa hutan mangrove terbesar di pulau ............
a. Sulawesi
b. Jawa
c. Maluku
d. Papua

13. Binatang yang memproduksi kapur untuk membentuk  kerangka tubuhnya disebut ............
a. Koral
b. Bintang laut
c. Tripang
d. Walrus

14. Luas terumbu karang di Indonesa mencapai ........... km2
a. 84.300
b. 184.300
c. 284.300
d. 384.300

15. Terumbu karang bisa berkembang dengan baik pada suhu ..................
a. 180 – 200 C
b. 210 – 290 C
c. 230 – 320 C
d. 250 – 350 C

Wednesday, February 4, 2015

Mengapa hutan magrove lebih banyak terdapat di pantai timur sumatera ?

Mengapa hutan magrove lebih banyak terdapat di pantai timur sumatera ? 
Hal ini dikarenakan wilayah pantai tersebut terlindungi oleh beberapa pulau dan daratan, disekitar pantai timur Sumatera terdapat Semenandung Malaka, Pulau Kalimantan dan Pulau Jawa,
Sehingga laut Jawa dan Selat Karimata cenderung tenang keadaan arus dan gelombang lautnya. Hal ini berbeda dengan pantai barat Sumatera yang langsung menhadap laut lepas samudera Hindia yang mempunyai gelombang yang kuat sehingga pertumbuhan hutan mangrove menjadi terganggu dan kurang berkembang.

Mengapa pantai utara Jawa lebih banyak hutan mangrove ?
Warna hijau pada  pulau Jawa bagian utara menunjukkan bahwa dilokasi itu lebih banyak hutan bakau daripada luas di selatan pulau Jawa. Hal ini terjadi karena di utara menghadap laut Jawa yang dikelilingi oleh Pulau Sumatera, Kalimantan dan pulau Jawa. Sehingga laut disitu cenderung lebih tenang gelombangnya. Sedangkan di bagian selatan langsung perhubungan dengan Samudera Hindia sehingga gelombang laut sangat tinggi yang menyebabkan hutan bakau sulit utuk tumbuh dan berkembang.


Mengapa hutan mangrove di pulau Kalimantan, Sumatera dan Papua Lebih luas dari pada di Jawa ?
1. Lahan pasang surut atau rawa banyak terdapat di Kalimantan, Sumatera dan Papua, kondisi tersebut menyebabkan hutan bakau menjadi lebih subur dan mudah berkembang. Sedangkan di Pulau Jawa hanya sedikit memiliki lahan pasang surut atau rawa  terutama yang berada di jalur pantai utara.
2. Garis pantai yang terlindungi dari pantai jauh lebih panjang pada barat Pulau Sumatera, sekeliling pantai Kalimantan dan Pantai barat Papua jika dibandingkan utara pulau Jawa.
3. Hutan Bakau di Pulau Jawa banyak yang mengalami kerusakan oleh tangan manusia, hal ini dipengaruhi karena semakin banyak penduduk Jawa yang membutuhkan lahan mengrove untuk pemukiman dan kegiatan perikanan tambak. Sedangan di pulau yang lain cenderung masih terlindungi oleh tangan-tangan manusia.




Sekilas tentang Pahlawan Nasional (tugas PKn)

Cut Nyak Dhien
Lahir di daerah Lampadang, wilayah Kerajaan Aceh, pada tahun 1848 dan meninggal dunia di Sumedang, Jawa Barat, pada tanggal 6 November 1908, disemanyamkan di Gunung Puyuh, Kabupaten Sumedang. Merupakan seorang Pahlawan wanita Nasional Indonesia yang berasal dari wilayah Aceh yang ikut berjuang dalam melawan penjajah Belanda pada waktu Perang di Aceh.

Cut Nyak Dhien terlahir dari keluarga yang bisa dibilang kalangan bangsawan yang sangat taat pada agama. Ayahandanya yang bernama Teuku Nanta Seutia, merupakan seorang uleebalang. Beliau memperoleh pendidikan agama dan rumah tangga yang terbilang sangat baik dari kedua orang tuanya dan juga para guru agama. Mereka ini membangun kepribadian beliau yang mempunyai sifat sabar/tabah, teguh pada pendirian, dan sangat tawakal.
Pangeran Antasari
Beliau dilahirkan di Kayu Tangi, Kesultanan Banjar tahun 1797, Pangeran Antasari wafat di Bayan Begok, Hindia-Belanda pada tanggal 11 Oktober 1862 merupakan  Pahlawan Nasional Indonesia.
Pangeran Antasari  merupakan Sultan Banjar yang dinobatkan Pada 14 Maret 1862 untuk memimpin  pemerintahan tertinggi pada Kesultanan Banjar yang memperoleh gelar Panembahan Amiruddin Khalifatul Mukminin.
Perjuangan dilakukan Pangeran Antasari beserta  tiga ratus prajurit  menyerbu pertambangan batu bara yang dimiliki Belanda di Pengaron pada tanggal 25 April 1859. Setelah berjuang terus menerus di tengah-tengah rakyat tanpa mengenal menyerah, Pangeran Antasari kemudian meninggal  di tengah-tengah pasukannya pada  11 Oktober 1862.
Ir. H. Soekarno
Ir. Soekarno yang mempunyai nama lahir yaitu Koesno Sosrodihardjo yang di lahirkan di kota Surabaya, Jawa Timur, pada tanggal 6 Juni 1901 dan wafat di Jakarta, pada tanggal 21 Juni 1970 pada usia 69 tahun. merupakan Presiden pertama republik Indonesia yang menjabat pada periode antara tahun 1945 samapi pada tahun 1966. Ia sangat berperan penting dalam usaha memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan bangsa asing. Ia merupakan Proklamator Kemerdekaan bangsa Indonesia, bersama dengan wakilnya Mohammad Hatta yang terjadi pada peristiwa pembacaan teks proklamasi tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno merupakan seorang yang pertama kali menggagas konsep dasar mengenai Pancasila yang dijadikan sebagai dasar negara Indonesia dan beliau sendiri yang memberikan nama Pancasila.
Kolonel TNI Anumerta I Gusti Ngurah Rai
Dilahirkan di daerah Desa Carangsari, Petang, di Kabupaten Badung, Bali, wilayah Hindia Belanda, pada tanggal 30 Januari 1917 dan wafat di daerah Marga, kabupaten Tabanan, provinsi Bali, Indonesia, pada tanggal 20 November 1946 pada umur yang muda yaitu 29 tahun. merupakan seorang pahlawan Indonesia yang berasal dari Kabupaten Badung, wilayah Provinsi Bali.
Ngurah Rai terkenal karena mempunyai pasukan yang dinamai "TOKRING" KOTOK GARING melakukan pertempuran/perang terakhir yang diketahi dengan nama perang Puputan Margarana. (Puputan sendiri, mempunyai arti dalam bahasa bali, adalah "habis-habisan", sedangkan dalam bahasa bali Margarana yang memiliki arti "Pertempuran di Marga", Marga merupakan sebuah desa di wilayah ibukota kecamatan di daerah pelosok Kabupaten Tabanan, wilayah Provinsi Bali).
Ki Hadjar Dewantara
Dengan nama kecil Raden Mas Soewardi Soerjaningrat setelah itu sejak tahun 1922 berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara, dilahirkan di Provinsi Yogyakarta, pada tanggal 2 Mei 1889 dan wafat di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tanggal 26 April 1959 pada usia 69 tahun merupakan aktivis pergerakan kemerdekaan Bansa Indonesia, kolumnis (penulis untuk koran ataupun majalah), politisi, dan pemrakarsa pendidikan bagi para kaum pribumi di Indonesia dari zaman kolonial penjajahan Bangsa Belanda. Ia merupakan seorang pendiri Perguruan Taman Siswa, ialah suatu lembaga pendidikan yang pada masa itu untuk memberikan kesempatan bagi para orang - orang pribumi jelata untuk dapat mendapatkan hak pendidikan yang sama seperti halnya para priyayi ataupun orang-orang kolonial Belanda.

Faktor-faktor keberagaman Budaya Indonesia

Keberagaman penduduk di wilayah Indonesia diakibatkan oleh beberapa keadaan, baik yang datang berasal dari dalam ataupun luar masyarakat itu sendiri. Hal tersebut  juga dipengaruhi oleh keadaan alam, individu, dan kelompok masyarakat . Pada umumnya keberagaman masyarakat di wilayah Indonesia dikarenakan oleh:

1.  Letak strategis wilayah Indonesia
Coba kita amati posisi geogarfi wilayah Indonesia dalam peta dunia. Posisi Indonsia yang sangat stategis adalah di antara dua Samudera yaitu Samudera Indonesia atau hindia dan Samudera Pasifik,  serta diantar dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia yang mengakibatkan wilayah Indonesia menjadi salah satu jalur perdagangan internasional tersibuk. Lalu lintas perdangangan bukan hanya membawa komoditas perdagangan, tetapi juga mempunyai pengaruh kebudayaan mereka terhadap budaya yang ada di Indonesia. Kedatangan para bangsa asing yang rasnya berbeda, kemudian tinggal di wilayah Indonesia menjadikan perbedaan ras. Juga dengan agama dan kepercayaan para pendatang asing.
2.  Keadaan negara kepulauan
Negara Indonesia terdiri dari beribu-ribu gugusan pulau yang secara fisik posisinya terpisah-pisah.  Hal ini yang menghambat hubungan antar masyarakat Indonesia dari pulau yang berbeda-beda wilayahnya. Setiap masyarakat di wilayah kepulauan mengembangkan kebiasaan dan budaya mereka sendiri - sendiri, mensesuai pada tingkatan perkembangan dan lingkungan masyarakat itu sendiri. Hal ini menyebabkan adanya perbedaan suku bangsa, komunikasi (bahasa), kebiasaan (budaya), peran antara laki-laki dan perempuan, dan penganut kepercayaan atau agama.
3.  Perbedaan keadaan alam
Kondisi alam yang sangat berbeda seperti di daerah pantai / laut, dataran tinggi / pegunungan, daerah tanam subur, padang rumput (sabana), dataran rendah, wilayah genagan air (rawa) menyebabkan adanya perbedaan pada masyarakat. Juga keadaan kekayaan alam, potensi tanaman yang bisa tumbuh, hewan ternak / liar yang hidup di daerah sekitarnya. Penduduk di daerah pantai sangat berbeda dengan penduduk yang berada di pegunungan, seperti adanya perbedaan bentuk dan model rumah, mata pencaharian / pekerjaan, makanan pokok yang dikonsumsi, pakaian, budaya / kesenian, bahkan agama dan kepercayaan.
4. Kondisi transportasi dan komunikasi
Kemajuan yang pesat sarana transportasi dan komunikasi juga sangat mempengaruhi adanya perbedaan pada masyarakat yang ada di wilayah Indonesia. Kemudahan dalam sarana tersebut membawa mudahnya masyarakat di daerah satu berhubungan dengan masyarakat di daerah lain, walaupun jarak dan keadaan alam yang terbilang sangat sulit. Sebaliknya adanya sarana yang kurang atau terbatas juga akan memjadi penyebab banyak keberagaman masyarakat di wilayah Indonesia.
5. Penerimaan masyarakat terhadap adanya perubahan

Pandangan masyarakat tentang sesuatu yang termasuk baru baik yang masuk dari dalam ataupun luar suatu masyarakat yang sedikit banyaknya membawa pengaruh atas adanya perbedaan pada masyarakat di wilayah Indonesia. Ada suatu masyarakat yang sangat mudah untuk menerima orang adari luar (asing) atau kebudayaan lain, seperti pada masyarakat perkotaan. tetapi ada juga beberapa masyarakat yang masih saja mempertahankan budayanya sendiri, tidak mau untuk menerima kebudayaan dari luar.

Tuesday, February 3, 2015

kelompok potensi sumber daya pertanian

2. Apa saja yang tergolong dalam kelompok potensi sumber daya pertanian? Jelaskan bagaimana metode memanfaatkannya!
Pertanian Lahan Basah
Pertanian lahan basah atau biasa disebut juga pertanian sawah yang umumnya dikerjakan oleh petani di wilayah Indonesia. Pertanian lahan basah biasanya sangat baik diolah di dataran rendah dengan ketinggian rata - rata kurang dari 300 meter dari permukaan laut.
cara pemanfaatannya seperti berikut  :
Untuk pengolahan budi daya padi di lahan sawah
Pertanian Lahan Kering
Pertanian lahan kering merupakan pertanian yang di budi daya tanpa penggenangan di lahan yang akan di garap. Tanaman yang di dibu daya merupakan tanaman yang tidak memerlukan adanya genangan pada lahan.
cara pemanfaatannya :
Digunakan budi daya jenis tanaman palawijja, padigogo, sayuran, bunga dan buah-buahan.

3. Apa saja yang tergolong dalam kelompok potensi sumber daya kelautan? Jelaskan bagaimana metode untuk melestarikannya!
a. Potensi Perikanan
b. Hutan bakau (mangrove)
c. Potensi Terumbu karang
Cara pelestariannya adalah :
1. Tidak menangkap ikan dengan mengunakan bom ikan atau bahan kimia yang mengandung racun
2. Tidak menebang secara liar pohon bakau di bibir pantai
3. Menanam kembali hutan mangrove (pohon bakau) yang telah rusak
4. Tidak membuang sampah sembarangan ke laut

4. Potensi sumber daya alam gas dan minyak mentah bumi yang dipunyai negara Indonesia banyaknya sangat terbatas. Apa yang akan terjadi bila sumber daya alam tersebut hilang atau habis?
Maka negara kita akan mengalami kelangkaan energi, sementara itu negara kita sangat memerlukan energi yang berasal dari minyak bumi tersebut, maka negara kita akan sangat tergantung dari impor minyak bumi dari negara lain yang membutuhkan biaya yang sangat tidak sedikit. Bagi masyarakat itu sangatlah memberatkan sebab harga bahan bakar minyak menjadi sangat mahal sedangkan itu adalah termasuk sebagai kebutuhan pokok masyarakat.

5. Indonesia sebagai negara yang sangat kaya dengan potensi sumber daya alam, pemanfaatan apa saja yang bisa eksploitasi dari sumber daya alam itu bagi kehidupan masyarakat di Indonesia?
a. Sumber daya alam tersebut dapat dibuat menjadi komoditi ekspor yang bisa menghasilkan devisa
b. Sumber daya alam tersebut dapat dijadikan sebagai tempat wisata
c. Dapat didijadikan sebagai meingkatkan kesejahteraan masyarakat
d. Dimanfaatkan sebagai mencukupi kebutuhan masyarakat terutama sandang dan pangan
e. Buat mencukupi kebutuhan bahan bakar dan mineral industri  maupun masyarakat
f. Buat menyokong peningkatan pada sektor industri

6. Kenapa sebagian besar masyarakat Indonesia bekerja pada sektor pertanian?
sebab keadaan tanah di wilayah ndonesia yang sangat subur baik di dataran rendah atau di dataran tinggi dan di daerah pegunungan. Keadaan ini dikarenakan dari jenis tanah aluvial dan tanah vulkanik yang menjadikan tanah di wilayah Indonesia begitu sangat subur. Sehingga masyarakat Indonesia memanfaatkan kesuburan tanah itu untuk lahan pertanian.

7. Kenapa pertanian pada lahan basah dilakukan di wilayah dataran rendah?
Pada wilayah dataran rendah umumnya terdapat banyak aliran sungai yang mengalir maka memudahkan untuk membangun saluran irigasi untuk mengairi lahan sawah para petani.

8. Jelaskan hubungan antara aktivitas produksi, aktivitas distribusi, dan aktivitas konsumsi pada memanfaatkan potensi sumber daya alam?
Aktivitas produksi umumnya memanfaatkan potensi sumber daya alam sebagai bahan dasar / baku, lalu hasil dari produksi tersebut di salurkan melewati distribusi menuju masyarakat dan masyarakat mengkonsumsinya sebagai kebutuhanya.
Contoh : Tebu merupakan tanaman atau tumbuhan yang diproduksi menjadi gula pasir, hasil produksi itu didistribusikan menuju masyarakat lalu masyarakat mengkonsumsi gula tersebut untuk kebutuhanya.

9. Jelaskan cara pemanfaatan lahan yang biasa dilakukan pada pertanian pada lahan kering?

Pertanian pada lahan kering merupakan pertanian yang diolah tanpa menggenangkan air pada lahan garapan. Tanaman yang dibudi daya merupakan tanaman yang biasanya tidak memerlukan genangan air pada lahan. Biasanya jenis tanaman yang sangat cocok ditanam dilahan seperti ini seperti tanaman palawijja, sayuran, padi gogo, jenis buah - buahan dan bunga.

Blog Saya Yang Lain