Friday, July 7, 2017

Soal Pilihan Ganda Pemahaman Lokasi Melalui Peta, Letak dan Luas Indonesia

Bab 1 Manusia, Tempat, Dan Lingkungan. Untuk tugas, latihan, LKS, Ulangan, UTS, UAS dan OSN. Buku Siswa BSE IPS kelas 7 edisi 2016 Halaman 7 s.d. 22.
Bagi Guru yang membutuhkan presentasi powerpoint memahami lokasi melalui peta bisa download di sini dan presentasi powerpoint letak & luas Indonesia dapat didownload di sini. 

1. Bangsa mana dalam sejarah peradapan manusia yang pertama kali membuat peta ?
a. Persia
b. Babilonia
c. Yunani
d. Romawi

2. Perhatikan uraian ini !
- Gambaran dari permukaan planet bumi
- Digambar atau dicetak dalam bidang datar
- Gambar dibuat dalam skala yang lebih kecil dari kenyataannya
Uraian tersebut menunjukkan pengertian dari ...
a. Diagram
b. Kurva
c. Peta
d. Bangun Ruang

3. Perhatikan gambar berikut !
Tanda panah tersebut menunjukkan bagian peta, yaitu : ...
a. Judul Peta
b. Skala Peta
c. Simbol Peta
d. Orientasi Utara

4. Jika diketahui skala grafis seperti di bawah ini.
Berapakah skala angka dari skala grafis di atas ?
a. 1 : 500
b. 1 : 5.000
c. 1 : 50.000
d. 1 : 500.000

5. Yang termasuk simbol Area adalah ...

6. Simbol warna biru digunakan untuk menunjukkan wilayah ...
a. darat
b. laut
c. pegunungan
d. jalan raya

7. Apa pengertian inset ?
a. Peta yang mengambarkan seluruh wilayah dunia beserta nama negara-negara
b. Peta luas tanah yang dimiliki oleh seseorang dalam sertifikat tanah
c. Peta kecil yang berada di peta yang menampilkan letak wilayah yang dipetakan dengan wilayah lainnya lebih luas
d. Peta digital dari software komputer yang bisa memberikan data dan gambar dengan lebih jelas dan natural seperti aslinya

8. Ilmuwan dari Yunani yang pertama kali mengambar Peta Dunia adalah ...
a. Anaximander dan Eratosthenes
b. Homer dan Sophocles
c. Euripides dan Hippocrates
d. Aristophanes dan  Archimedes

9. Secara astronomis wilayah Indonesia berada pada ...
a. 141’ BT  –  95’ BT  dan 11’ LU  - 6’ LS
b. 95’ BT  – 141’ BT  dan 11’ LU  - 6’ LS
c. 6’ BT  – 11’ BT  dan 95’ LU  - 141’ LS
d. 95’ BT  –  141’ BT  dan 6’ LU  - 11’ LS

10. Di sebelah utara Indonesia berbatasan negara dengan bendera sebagai berikut ...

11.  Secara geografis Indonesia terletak di antara dua samudera, yaitu ...
a. Hindia dan Atlantik
b. Pasifik dan Atlantik
c. Hindia dan Pasifik
d. Atlantik dan Artik

12. Dengan mempunyai 13.466 pulau, berarti Indonesia merupakan ....
a. Negara terluas di dunia
b. Negara kepulauan terbesar di dunia
c. Negara dengan hasil pertanian terbesar di dunia
d. Negara dengan penduduk terbanyak di dunia

13. Apa keuntungan letak Negara Indonesia secara geologis ?
a. Terdapat banyak gunung api sehingga tanah subur dan mengandung mineral
b. Jalur perdagangan antara benua Asia dan benua Australia
c. Melimpahnya hasil laut yang bisa diekspor ke luar negeri
d. Banyak lahan untuk industri dari penanaman modal dalam negeri dan modal asing

14. Di bagian selatan, Negara Indonesia berbatasan darat dengan negara ...
a. Australia
b. Papua Nugini
c. Palau
d. Timor Leste

Thursday, July 6, 2017

Soal Pilihan Ganda Pengertian Ruang dan Interaksi Antarruang

Soal Pilihan Ganda Pengertian Ruang dan Interaksi Antarruang untuk latihan, ulangan, UTS, UAS dan OSN. Untuk siswa kelas 7 dari Buku Siswa BSE IPS kelas 7 edisi 2016 halaman 3 – 7. Bagi yang membutuhkan presentasi powerpoint Pengertian Ruang dan Interaksi Antarruang bisa didownload di sini.

1. Perhatikan pernyataan berikut ini
- Tempat yang berada di muka bumi
- Mencakup sebagian atau seluruh muka bumi
- Tempat tinggal makhluk hidup
pernyataan tersebut menunjukkan pengertian dari ......
a. Waktu
b. Planet
c. Ruang
d. Ekosistem

2. Ruang pada daerah perairan bisa berwujud .....
a. Sabana, sungai dan jalan
b. laut, danau dan sungai
c. stepa, sabana dan sungai
d. Danau, padang rumput dan laut

3. Apa yang menyebabkan terjadinya keterkaitan antarruang ?
a. Adanya persamaan potensi alam yang dimiliki setiap ruang
b. Suatu ruang memiliki iklim tropis diseluruh wilayah negara
c. Memiliki ciri khas yang berbeda-beda antara suatu ruang dengan ruang lainnya
d. Adanya keadaan alam yang relatif sama antara satu ruang dengan ruang lainnya

4. Mengapa penduduk wilayah pegunungan membutuhkan penduduk wilayah pantai ?
a. Karena penduduk wilayah pegunungan lebih kaya daripada daerah pantai
b. Karena penduduk wilayah pegunungan membutuhkkan ikan laut sebagai protein hewani dalam kehidupannya
c. Karena penduduk wilayah pegunungan membutuhkan sayur-sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi kebutuhannya
d. Karena penduduk pegunungan lebih makmur hidupnya daripada penduduk pantai

5. Perhatikan pernyataan berikut ini
- Proses timbal balik
- Bisa mempengaruhi dua pihak atau lebih dalam bertingkah laku
- Terjadi kontak langsung maupun tidak langsung
Pernyataan tersebut menunjukkan pengertian ...
a. Ruang
b. Informasi
c. Transportasi
d. Interaksi

6. Interaksi antarruang yang berwujud pergerakan manusia disebut ...
a. mobilitas penduduk
b. sensus penduduk
c. sosialisasi penduduk
d. populasi penduduk

7. Perhatikan gambar di bawah ini !
Gambar tersebut menunjukkan interaksi sosial yang .....
a. Saling menggantikan
b. Saling melengkapi
c. Kesempatan antara
d. Keadaan yang bisa dipindahkan

8. Perhatikan gambar berikut ini !
Mengapa wilayah A lebih cenderung memilih berdagang dengan wilayah C padahal sebelumnya berdagang dengan wilayah B ?
a. karena wilayah C lebih makmur daripada wilayah B
b. Karena wilayah C lebih kaya daripada wilayah B
c. Karena wilayah C lebih banyak penduduknya daripada wilayah B
d. Karena wilayah C lebih dekat daripada wilayah B

9. Apakah yang bisa dilakukan pemerintah supaya bisa memudahkan transfer barang kebutuhan pokok dari wilayah satu ke wilayah lainnya?
a. Membangun sekolah dan universitas yang berstandar Internasional
b. Membangun jalan, jembatan, pelabuhan dan bandara diseluruh wilayah Indonesia
c. Membangun Rumah sakit dan Puskesmas sampai daerah yang terpencil
d. Membangun industri dan pertanian untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia

10. Interaksi antarruang dalam bidang informasi dapat dilakukan dengan media .... (kecuali)
a. Televisi
b. Radio
c. Mesin Industri
d. Internet


Wednesday, July 5, 2017

Jenis-jenis pulau yang ada di Indonesia

Sebagai negara kepulauan Indonesia memiliki banyak sekali pulau besar maupun kecil yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sampai saat ini indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Dari pulau-pulau yang ada tersebut, bisa dibagi menjadi beberapa jenis pulau yaitu :
1. Pulau kontinental, pulau-pulau ini merupakan wilayah yang dulunya menjadi bagian dari suatu benua, pulau-pulau ini terbentuk setelah zaman es berakhir. Es yang mencair menaikkan permukaan air laut sehingga daratan rendah terisi oleh air laut dan memisahkan daratan yang lebih tinggi dari daratan benua. Daratan yang terpisah inilah yang menjadi pulau kontinental. Sebagai contoh adalah pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan dulu merupakan bagian dari benua Asia kemudian terpisah setelah zaman es. Sedangkan pulau Papua merupakan bagian dari benua Australia.
2. Pulau oseanis, pulau-pulau terjadi ditengah-tengah lautan atau Samudra. Dari segi terbentuknya pulau ini tidak sama sekali berhubungan dengan benua-benua yang berdekatan dengan pulau tersebut. Penyebab umum terjadinya Pulau ini biasanya karena adanya aktivitas gunung berapi dan aktivitas dari hewan karang di dalam laut yang membentuk dirinya sampai ke permukaan. Indonesia contoh dari pulau oseanis adalah pulau gunung Krakatau yang ada di selat Sunda. Selain itu ada juga beberapa pulau karang yang terbentuk di beberapa wilayah di laut Jawa. Contoh lainnya adalah pulau ternate,  pulau Tidore dan kepulauan Sangihe.
3. Pulau orogenetik, pulau ini terbentuk dari adanya tenaga dari dalam bumi sehingga mendorongnya muncul ke atas permukaan air laut. Pulau jenis ini banyak terdapat di daerah kepulauan Maluku.

Thursday, June 15, 2017

Masyarakat Madani

Kita sering mendengar tentang bahasan masyarakat madani atau civil society. Cirero merupakan orang yang pertama kali mengemukaan ide tentang masyarkat madani yang dimaknai sebagai suatu masyarakat yang memiliki karakter utama memiliki kerelaan dan kemandirian dalam berhadapan dengan negara serta adanya ketaatan masyarakat pada nilai dan norma hukum negara.
Dalam kaitannya dengan keinginan Bangsa Indonesia menjadi masyarakat madani, maka harus disiapkan suatu tatanan yang terdiri atas : masyarakat religius, cerdas dan demokratis. Kecerdasan juga harus mencakup kemampuan berfikir kritis, kreatif, argumentatif dan simpati sesuai  dengan jiwa Bhineka Tunggal Ika. Dalam hal memilih pemimpin juga harus dilakukan dengan hati nurani, adil dan jujur. Setiap individu juga bisa menjadi pelopor dan berani tampil dalam kegiatan masyarakat secara profesional. Dan terakhir masyarakat harus mengetahui dan mengamalkan cita-cita bangsa Indonesia menuju masyarakat adil makmur.

Ciri-ciri masyarakat Madani
a. Supremasi Hukum
Pada masyarakat madani sudah terwujud supremasi hukum, yaitu hukum sudah memberikan terjaminnya keadilan bagi seluruh anggota masyarakat.  Semua dipandang sama di mata hukum, sehingga hukum bersifat netral dan tidak memihak pada salah satu pihak.  
b. Demokratisasi
Istilah demokratisasi berarti suatu proses dimana prinsip-prinsip demokrasi bisa diterapkan secara menyeluruh kepada masyarakat. Hal ini membutuhkan kesadaran masyarakat untuk bisa mengakui kesamaan hak dan kewajiban dengan orang lain sehingga mampu menghargai pendapat dan suara dari pihak lain. Demokratisasi ini bisa tercipta jika semua elemen masyarakat bersikap demokratis dan adanya penegakan unsur-unsur demokrasi, seperti : perguruan tinggi, LSM, pers dan supremasi hukum.
c. Ruang Publik Bebas
Setiap masyarakat mempunyai akses yang sebesar-besarnya dalam menyuarakan pendapatnya di depan umum. Selain itu mereka bebas untuk mendirikan kelompok atau organisasi serta menyampaikan informasi kepada masyarakat lainnya. Tetapi semua itu harus tetap memperhatikan etika-etika dan norma yang berlaku.
d. Toleransi
Pengertian toleransi yaitu suatu sikap dari anggota masyarakat untuk saling monghormati dan menghargai kegiatan dan pendapat dari anggota masyarakat yang lain.
e. Pluralisme
Kemajemukan dalam masyarakat tidak bisa dihindarkan, karena kita terlahir dalam lingkungan dan budaya yang berbeda-beda. Pluralisme adalah sikap yang tulus untuk mengakui dan menerima bahwa masyarakat itu majemuk dengan berbagai macam pandangan dan keyakinan yang dimilikinya. Wujud dari pluralisme adalah hidup berdampingan dengan saling menghormati dan hidup secara damai.
f. Keadilan Sosial
Adanya keseimbangan hak dan kewajiban secara proposional yang melekat pada diri setiap individu. Selain itu adanya tanggung jawab yang sama untuk menjaga keadaan lingkungan sekitarnya agar aman dan nyaman. Khusus untuk sektor ekonomi yaitu terciptanya pemerataan kesejahteraan bagi seluruh anggota masyarakat. 

Wednesday, June 14, 2017

Masyarakat Transisional

Kehidupan masyarakat pada saat ini sering disebut masa peralihan atau transisi. Indonesia yang merupakan negara agraris sudah mulai bergeser menjadi negara Industri. Perubahan struktur kegiatan ekonomi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan sosial budaya dari masyarakat Indonesia. Perubahan yang paling terlihat adalah dari masyarakat yang tradisional menjadi masyarakat yang modern. Tetapi proses tersebut tidak berlangsung secara instan, ada masa transisi yang menunjukkan ciri-ciri masyarakat modern tetapi masih memegang teguh sifat-sifat tradisional yang sebelum sudah ada, hal inilah yang disebut masyarakat transisional.

Kelompok Masyarakat Transisional
Masyarakat yang mengalami masa transisional merupakan masyarakat yang labil karena ada ketidakpastian identitas, mereka berada diantara status sebagai masyarakat modern sekaligus masyarakat yang tradisional. Hal itu menyebabkan adabnya beberapa  bentuk kelompok masyarakat transisional sebagai berikut :
  1. Kelompok yang masih berusaha untuk bisa bertahan dengan budaya lama yang mereka miliki. Bagi mereka budaya baru bisa membahayakan kelangsungan stabilitas masyarakat. Maka dari itu mereka akan sekuat tenaga untuk tetap melaksanakan budaya lama dalam kehidupan. Bahkan mereka akan meninggalkan semua yang bersifat materi untuk mengikuti pemimpin yang mampu menyelamatkan mereka dari budaya baru tersebut.
  2. Kelompok yang hanya mengambil budaya modern dalam kehidupannya. Sementara itu budaya tradisional sudah diabaikan, sehingga masyarakat ini sudah tidak perduli dampak negatif dari budaya modern tersebut. Kehidupan mereka sudah seperti kehidupan modern yang serba materialis dan tidak percaya terhadap kepercayaan tradisional dan mistis. Kelompok ini dinamakan masyarakat super modern.
  3. Kelompok yang berusaha mengkombinasikan budaya tradisional dan budaya modern menjadi budaya baru yang saling mengisi dan serasi. Misalnya : memadukan musik tradisional dengan musik modern sehingga menghasilkan perpaduan musik baru yang enak didengar.
  4. Kelompok yang mengambil bagian-bagian dari budaya modern dan budaya tradisional secara sepotong-sepotong dan tidak menyeluruh. Kelompok ini hanya mengambil budaya-budaya yang menguntungkan diri sendiri dan biasanya bersifat materialistik.

Masyarakat transisional terkesan ambigu atau mempunyai sisi ambiguitas dalam kehidupannya. Hal ini terjadi karena ketidakjelasan dalam menentukan identitas diri. Masyarakat terjebak pada dua budaya yang saling mempengaruhi hidupnya. Sehingga budaya modern yang masuk tidak sepenuhnya bisa diterima dan budaya tradisional tidak pula bisa ditinggalkan sepenuhnya.

Masyarakat transisional yang konsumtif
Masuknya budaya materialistis membuat masyarakat menjadi konsumtif. Kadar modernitas diukur dari kepemilikan seseorang. Sehingga produk-produk baru yang dianggap bisa meningkatkan status dan gengsi akan langsung dikonsumsi tanpa berfikir manfaat produk tersebut. Biasanya produk yang dikonsumsi adalah yang bisa memberi kesan lebih dihargai atau dipandang, misalnya : produk HP, mobil mewah dan perhiasan mahal.

Monday, June 12, 2017

Peranan Sosial

Pengertian peranan sosial yaitu perilaku atau tindakan yang diharapkan dari seseorang yang mempunyai status atau kedudukan tertentu di masyarakat. Dalam bermasyarakat setiap orang mempunyai status dan peranan. Kedua hal ini tidak bisa dipisahkan, setiap status yang disandang pasti menimbulkan peranan. Dan peranan tidak bisa dilakukan jika tidak mempunyai status. Contoh seorang anak tidak bisa berperan sebagai pelajar jika status belum sekolah. Jika dia sudah sekolah maka dia harus berperan sebagai pelajar dan berkewajiban melakukan semua kegiatan pembelajaran serta mematuhi peraturan dari sekolahnya.
Bagi seseorang memiliki peranan sosial itu suatu yang sangat penting, hal ini karena peranan yang dia miliki akan memberi aturan berperilaku antara dirinya dengan orang lain. Dalam kehidupan sosial, seseorang bisa memerankan diri pada satu peranan atau bisa lebih dari satu peran. Contohnya : seorang wanita bisa berperan sebagai Ibu, istri sekaligus sebagai wanita karir.

Fungsi Peranan Sosial
  1. Peranan sosial yang dimiliki oleh seseorang berfungsi sebagai penjaga stabilitas struktur masyarakat. Contoh : peranan ibu dan ayah dalam keluarga.
  2. Peranan sosial bisa sebagai tindakan yang tujuannya untuk membantu orang lain yang sedang membutuhkan pertolongan karena mengalami kesulitan pada situasi tertentu. Peranan ini kadang memerlukan pengorbanan baik materi maupun waktu. Contoh : Perawat, sukarelawan dan pekerja sosial.
  3. Peranan sosial yang dilakukan merupakan cara untuk mengaktualisasikan diri dalam kehidupan masyarakat. Contohnya seorang seniman yang menciptakan karyanya dan kemudian memamerkannya.


Sunday, June 11, 2017

Agen Sosialisasi

Pihak-pihak yang ikut melaksanakan sosialisasi dinamakan agen sosialisasi. Di dunia ini terdapat 4 agen sosialisasi yang berperan dalam kehidupan manusia. Agen sosialisasi itu terdiri atas : media massa, sekolah, kelompok bermain dan keluarga. Setiap agen tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda dalam menyampaikan pesan kepada seseorang. Seringkali pesan yang diterima berbeda sehingga ada pertentangan dalam diri seseorang dalam menerima norma dan nilai yang ada di masyarakat. Padahal setiap agen harusnya saling mendukung dan memberikan pesan yang sama agar terjadi persamaan pendangan terhadap suatu nilai dan norma. Berikut ini penjelasan masing-masing agen sosialisasi :
1. Keluarga
Inilah agen pertama dalam proses sosialisasi, setiap orang pasti dilahirkan dalam lingkungan keluarga yang terdiri bapak, ibu, saudara kandung atau saudara angkat. Keluarga peletak dasar dari suatu sosialisasi norma dan nilai kepada anak. Bahkan karakter dan peranan anak di masyarakat sangat tergantung pada cara keluarganya melakukan sosialisasi. Secara umum anggota keluarga biasanya terhubung melalui keturunan  biologis. Tetapi juga ada yang bukan kerabat biologis, misalnya asisten rumah tangga dan baby sister. Mereka juga bisa menjadi agen sosialisasi karena kedekatan mereka dengan anak-anak majikannya.
2. Kelompok bermain
Setelah beranjak dewasa, seorang anak akan bergaul dengan teman sebayanya. Dalam lingkungan tertentu seorang anak akan bergabung dengan kelompok bermain yan terdiri atas dia sendiri dengan beberapa teman sebayanya. Pada awalnya kegiatan mereka hanya bermain untuk kesenangan, tetapi seiring waktu akan berubah menjadi proses saling mempengaruhi dengan menyampaikan pendapat masing-masing sesuai pengetahuan yang mereka dapat di agen sosialisasi yang lain. Pendapat teman sebaya kadang lebih masuk kedalam pikiran seorang anak daripada keluarganya, makanya kelompok bermain bisa menjadi agen penting dalam pembentukan karakter anak.
3. Lembaga Pendidikan Formal atau Sekolah
Ketika sudah berusia 6 tahun atau lebih maka seorang anak harus sudah masuk sekolah. Di Indonesia terdapat beberapa tingkat pendidikan formal yang terdiri atas : SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi. Seorang anak akan belajar menulis, membaca dan berhitung. Selain itu seseorang juga belajar tentang tanggung jawab, prestasi, kemandirian, kenegaraan dan lain sebagainya. Setiap orang yang sudah lulus dari sekolah biasanya sudah siap untuk menjalankan perannya dalam masyarakat.
4. Media Massa
Media massa juga bisa berperan sebagai agen sosialisasi karena media massa yang memberikan banyak informasi bagi yang membaca atau melihatnya. Informasi itu bisa menjadi bagian sosialisasi bagi seseorang dalm menyikapi segala macam persoalan yang ada dalam masyarakat. Media massa bisa dibagi menjadi dua yaitu: media cetak dan media elektronik. Pada saat ini media yang dominan adalah media elektronik, misalnya : televisi, radio dan internet.


Selain itu ada juga agen sosialisasi yang lain seperti institusi Agama, masyarakat, tetangga dan lingkungan pekerjaan. Agen-agen tersebut membentuk pandangan dan karakter kepribadian seseorang dalam memainkan perannya dalam masyarakat, sekaligus sebagai kontrol bagi seseorang untuk bertindak seseuai dengan norma dan nilai. 

Blog Saya Yang Lain