Friday, March 10, 2017

Kesamaan nilai-nilai dan tradisi masyarakat sekitar dengan masyarakat praaksara.

1. Gotong Royong
Masyarakat di sekitar lingkungan tempat tinggal banyak yang melakukan gotong royong terutama untuk membersihkan desa dan menolong sesama. Hal ini sama yang dilakukan masyarakat praaksara yang saling bekerja sama dalam membangun bangunan yang dari batu besar pada masa megalitikum, selain itu mereka juga berkelompok dalam memburu hewan untuk memenuhi kebutuhan bersama.

2. Musyawarah
Pada saat ini disekitar pemukiman penduduk masih melakukan musyawarah dalam memutuskan kepentingan bersama, hal ini juga dilakukan dalam pemerintahan negara terdapat Majelis Pemusyawaratan Rakyat, bahkan perusahaanpun akan melakukan rapat dalam menentukan strategi perusahaan untuk mendapatkan keuntungan yang besar. Hal ini sama yang dilakukan oleh masyarakat jaman dulu, dimana mereka akan bermusyawarah untuk memecahkan masalah mereka dengan dipimpin oleh seorang yang mereka anggap sebagai sesepuh.
3. Tradisi Bercocok tanam
Di sekitar daerah kami masih banyak masyarakat yag bekerja sebagai petani yang menanam berbagai tanaman di sawah dan di ladang. Ternyata tradisi ini turun-menurun dilakukan oleh masyarakat, bahkan sudah dilakukan oleh masyarakat praaksara yang melakukan kegiatan bercocok tanam meskipun mereka melakukannya secara berpindah-pindah dan masih menggunakan alat yang sangat sederhana.

4. Tradisi bahari atau pelayaran

Di wilayah kami masih banyak yang menjadi nelayan karena memang dekat dengan pantai. Mereka biasanya berangkat pada malam hari kemudian datang pada pagi hari, selain itu juga terdapat kapal angkut yang membawa penumpang dan barang-banang untuk dikirimkan ke pulau lain di Indonesia. Hal ini sama dilakukan oleh manusia praaksara yang melakukan pelayaran meskipun dengan menggunakan perahu kecil untuk menyeberangi sungai dan laut.

Thursday, March 9, 2017

informasi mengenai perkembangan masyarakat praaksara

A. Masa Berburu & mengumpulkan makan pada tingkat sederhana.
Deskripsi perkembangan pada :
1. ekonomi
Untuk memenuhi kebutuhan, manusia purba melakukan perburuan binatang dan menangkap ikan disungai. Ketika persediaan makan sudah habis maka mereka akan berpindah tempat lain yang masih menyediakan makanan yang lebih banyak. Kehidupan pada masa itu sangat tergantung dengan alam yang menyediakan bahan kebutuhan manusia.
2. Sosial
Manusia berkumpul dalam satu kelompok kecil, tugas sebagian anggota kelompok laki-laki melakukan kegiatan perburuan untuk memenuhi kebutuhan kelompoknya. Setelah sumber makanan habis maka kelompok itu akan berpindah ketempat lain.
3. Budaya
Manusia saat itu sudah mampu membuat dan menggunakan alat bantu sederhana yang terbuat dari batu dan tulang hewan yang dibentuk secara kasar seperti : kapak perimbas, kapak genggam, dan kapak penetak.

B. Masa Berburu & mengumpulkan makanan tingkat lanjut
1. Ekonomi
Manusia purba sudah mulai berusaha hidup menetap dengan membuka hutan untuk ditanami umbi-umbian dan sayuran untuk memenuhi kebutuhannya. Selain itu mereka beternak hewan unggas dan domba dan tetap sesekali memburu hewan liar.
2. Sosial
Pada masa ini kehidupan kelompok manusia sudah mulai menetap dengan tinggal di gua-gua yang ada dilereng gunung dan dekat dengan sumber air dan sungai.
3. Budaya
Terdapat lukisan di gua dibeberapa daerah di Indonesia, selain itu terdapat gambar hewan-hewan yang dilukis di dinding gua.

C. Masa Bercocok Tanam
1. Ekonomi
Manusia sudah mulai bisa mengolah tanah untuk memenuhi kebutuhannya, masyarakat saat itu akan mencari lahan subur dengan membuka hutan untuk ditanami tanaman bahan pokok. selain itu mereka juga memelihara binatang ternak. Tetapi pada saat tertentu mereka tetap melakukan perburuan hewan liar. Selain itu dalam bidang ekonomi, mereka melakukan transaksi secara sederhana dengan sistem barter.
2. Sosial
Pada waktu itu manusia sudah hidup menetap baik secara permanen atau sementara. Mereka berkumpul pada suatu perkampungan kecil yang dipimpin oleh orang yang mereka anggap sudah dewasa dan mempunyai wibawa tinggi. Sudah ada pembagian tugas yang jelas, misalnya: laki-laki melakukan pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar, seperti menebang pohon, membuat perahu dan mencangkul. Sedangkan yang perempuan mempunyai tugas untuk menebarkan benih dan menyiapkan makanan.
3. Budaya
Hasil budaya saat itu berupa alat-alat seperti : Kapak persegi, kapak lonjong, gerabah dan perhiasan. Mereka juga melakukan kegiatan keagamaan dan kepercayaan kepada roh leluhur. Untuk kegiatan itu mereka mendirikan beberapa bangunan besar terbuat dari batu seperti dolmen dan menhir.

Masa Perundagian
1. Ekonomi
Masyarakat waktu itu sudah mampu memenuhi kebutuhannya tanpa tergantung pada alam, Bahkan mereka mampu mengolah alam tersebut untuk meningkatkan mutu hidup dan kesejahteraan mereka bersama. Kegiatan pertanian sudah diatur dengan baik dengan sistem pengairan yang baik dan pembagian tugas antar petani. Manusia saat itu juga peternak berbagai hewan termasuk hewan kuda dan unggas.
Perdagangan sudah mulai dikenal, bahkan
dilakukan antar pulau dengan perahu. sehingga ada tukar komoditi yang saling melengkapi di antara mereka.
2. Sosial
Manusia saat itu tinggal pada pemukiman yang sudah besar dengan berbagai pekerjaan dan keahlian yang berbeda-beda. Mereka dipimpin seorang kepala kampung atau kepala suku. Masyarakat sudah teratur dengan atura-aturan yang mereka buat untuk menjaga keteraturan tersebut. Yang menonjol adalah munculnya sekelompok manusia yang mempunyai keterampilan khusus dalam undagi atau pertukangan, mereka mampu membuat alat-alat dari logam yang digunakan untuk kehidupan sehari-hari.
3. Budaya
Hasil budaya sudah beranekaragam dan lebih maju, terutama peralatan dari logam menjadi ciri utama jaman ini. Contoh alat itu adalah Kapak perunggu, perhiasan perunggu, dan kapak corong. Selain itu kesenia lain seperti seni lukis dan seni arsitektur juga berkembang dengan baik.


Monday, March 6, 2017

Bagaimanakah tahap-tahap kehidupan manusia pada masa praaksara

1. Tahap-tahap kehidupan manusia praaksara
A. Masa Berburu & mengumpulkan makanan.
Pada masa ini terbagi menjadi dua tahap yaitu :

a. Tahap tingkat sederhana
Pada saat itu manusia masih berpndah-pindah tempat dengan kehidupan yang masih sangat sederhana. untuk memenuhi kebutuhannya mereka berburu hewan liar dengan menggunakan alat-alat yang masih sangat sederhana dari batu berupa : alat serpih,  kapak penetak, kapak perimbas, pahat genggam, dan kapak genggam.
b. tahap tingkat lanjut.
Manusia sudah mulai menentap meskipun tidak lama, mereka juga mulai berusaha untuk bercocok tanam dengan membuka hutan. tetapi budaya berburu tetap ada. Mereka juga tinggal di goa-goa, hal ini terlihat dari hasil lukisan tangan yang sampai sekarang masih ada dibeberapa tempat di Indonesia.
B. Masa Bercocok Tanam
Periode selanjutnya adalah manusia mengalami masa bercocok tanam, dimana manusia tidak lagi bergantung pada alam tetapi sudah mengolah alam dan hidup sudah menetap dan berkelompok, alat yang dipakai adalah kapak lonjong, gerabah, kapak persegi dan lain-lain.
C. Masa Perundagian
Pada saat ini masyarakat sudah lebih maju dari sebeumnya, mereka sudah memanfaatkan logam untuk peralatan hidupnya, selain itu sudah ada pembagian kerja yang jelas dalam masyarakat. Dan dalam kehidupan sosial sudah mulai menetap dengan dipimpin oleh seorang yang mereka pilih.

2. Hubungan antara kegiatan perdagangan internasional terhadap proses masuknya agama Hindu-Buddha dan Islam di Indonesia.
Perdagangan menjadi faktor penting terhadap berkembangnya agama-agama di tanah nusantara. Jadi perkembangan agama di nusantara dipengaruhi oleh perdagangan Internasional, pedagang dari India dan Arab membawa ajaran agama Hindu-Budha dan Islam ke Indonesia. Interaksi antara penduduk lokal dengan pedagang dari luar negeri memberikan peluang penduduk pribumi untuk memeluk agama tersebut.

3. Kerajaan-kerajaan di Indonesia banyak yang berada di dekat pantai dan sungai, hal ini disebabkan adanya penyebaran Agama yang dilakukan oleh pedagang dari luar negeri, kegiatan perdagangan itu memunculkan pusat-pusat pemukiman penduduk yang nantinya menjadi lebih besar yang akhirnya menjadi kerajaan, selain itu sarana transportasi yang paling umum saat itu adalah transportasi air berupa kapal dan perahu, dengan letak kerajaan yang dekat pantai dan sungai akan memudahkan dalam mobilisasi penduduk. Pantai dan sungai juga dekat dengan sumber daya alam misalnya : ikan, hasil pertanian, air bersih sehingga memudahkan penduduk untuk memenuhi kebutuhannya.

4. A. Kehidupan sosial masa Hindu-Buddha :
Pada masa Hindu sudah terdapat kerajaan yang dipimpin oleh raja, selain itu ada pembagian kasta dalam masyarakat yang terdiri yaitu : Brahmana, Kstria, Waisyah dan sudra. Ketika Ajaran Buddha masuk, sistem kasta tidak dipakai lagi karena ajaran Buddha tidak mengenal kasta.
B. Kehidupan sosial masa Islam
Banyak berdiri kerajaan Islam yang dipimpin oleh seorang Sultan, sistem kasta sudah tidak ada lagi karena Agama Islam tidak mengakui adanya kasta, tetapi tetap ada pembagian status sosial dengan pemberian gelar yang menunjukan perbedaan status sosial dalam masyarakat.

5. A. Tradisi masa kerajaan Hindu-Buddha yang masih dilakukan sampai sekarang :
a. Upacara Ngaben di Bali
b. Upacara Kasada oleh suku Tengger
c. sistem pengairan subak oleh petani di Bali
B. Tradisi masa kerajaan Islam yang masih dilakukan sampai sekarang :
a. Sekaten untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dalam lingkungan keraton Yogjakarta.
b. Grebeg Maulud

c. Adat Basandi Syara di Minangkabau

Saturday, February 4, 2017

Apa pengaruh pertentangan yang ditimbulkan oleh pebedaan budaya terhadap persatuan dan kesatuan bangsa

Pengaruh pertentangan karena perbedaan budaya terhadap persatuan bangsa :
Budaya asing memang tidak bisa dibendung untuk masuk ke wilayah Indonesia, mau tidak mau kita harus menerima budaya tersebut. Banyak sekali budaya asing yang tidak sesuai dengan budaya lokal Indonesia, kebudayaan asing tersebut lebih menonjolkan sikap yang mendukung kebebasan, liberalisme, dan cenderung tidak sesuai dengan norma-norma yang ada di Indonesia. Hal tersebut sangat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang sangat menjunjung tinggi adat ketimuran. Kebebasan dan sikap anti norma dari budaya barat bisa menyebabkan berkembangnya manusia Indonesia yang individualis dan tidak perduli dengan lingkungan sosial sehingga mengurangi rasa kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas bangsa Indonesia. Jika sikap itu sampai berkembang maka persatuan bangsa Indonesia bisa terancam dan membuat kita terpecah belah.
Tetapi di sisi lain, ada dampak positif budaya asing masuk ke Indonesia, dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang masuk bisa meningkat persatuan dan kesatuan bangsa, misalnya : perkembangan teknologi transportasi bisa menghubungkan masing-masing pulau di wilayah Indonesia dengan cepat melalui teknologi kapal dan pesawat udara yang sudah canggih seperti saat ini. Selain itu teknologi telekomunikasi yang berkembang cepat dengan saluran jarak jauh bisa mempercepat saluran informasi dan komunikasi antar wilayah meskipun letaknya saling berjauhan.

Sikap yang dikembangkan untuk melestarikan budaya lokal & menjaga persatuan bangsa :
- Berusaha menyaring budaya asing yang masuk ke dalam negeri, mengambil hal-hal yang baik-baik dan membuang budaya yang buruk. Sehingga bangsa Indonesia bisa menambah khazanah budaya lokal dengan segala sesuatu yang baik dari budaya asing yang sudah diserap.
- Terus memupuk rasa bangga dan mempromosikan budaya lokal melalui media massa, misalnya televisi, radio, majalah dan koran, serta mengadakan festival, karnaval dan lomba-lomba yang bernuansakan budaya lokal.

- Mempelajari dan mendokumentasikan budaya lokal dalam bentuk karya ilmiah, buku dan buletin, agar tetap lestari dan bisa menjadi rujukan untuk generasi di masa datang.

Friday, January 20, 2017

Mengapa Indonesia mengimpor smartphone padahal mempunyai kemampuan memproduksi sendiri

Indonesia masih impor smartphone padahal bisa memproduksi sendiri karena :
- Kebutuhan smartphone yang besar belum bisa dipenuhi oleh perusahaan di dalam negeri. Penduduk Indonesia yang mencapai 250 juta jiwa menciptakan permintaan yang besar terhadap produk smartphone, hal ini juga dibarengi dengan peningkatan daya beli dan keinginan sebagian penduduk untuk memanfaatkan teknologi smartphone untuk komunikasi jarak jauh dan juga untuk hiburan secara mobile.
- Inovasi teknologi masih kalah dengan negara lain yang sudah memproduksi smartphone lebih dulu, secara teknologi dan fitur-fitur smarphone dalam negeri masih tertinggal dari negara lain, padahal penduduk Indonesia selalu menginginkan smartphone yang up to date, apalagi sekarang hampir setiap bulan produk-produk smartphone baru bermunculan dengan penambahan teknologi yang semakin canggih.
- Ada faktor selera dan pandangan merk, yaitu masyarakat masih menyukai merk-merk yang terkenal dari negara-negara seperti :Jepang, Korea, AS dan Eropa, sehingga produk dalam negeri kurang begitu diminati dan cenderung hanya sebagai produk kelas dua.

Tujuan Indonesia mengimpor  smartphone adalah :
- Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri yang semakin meningkat, penduduk Indonesia selalu ingin smartphone terbaru, sehingga kebutuhan itu harus dipenuhi.
- Untuk alih teknologi, dengan adanya smartphone terbaru maka pengusaan teknologi dalam masyarakat bisa meningkat dan tidak ketinggalan dari negara lain. Selain itu Indonesia bisa mengembangkan teknologi yang di impor tersebut agar bisa dibuat di dalam negeri.
- Peningkatan pendapatan negara dari bea masuk yang tinggi dari produk smartphone tersebut karena termasuk barang mewah.

Hubungan impor smartphone dengan kegiatan perdagangan internasional :

Impor smartphone adalah salah satu bagian dari perdagangan internasional, pada saat ini perdagangan internasional banyak dikuasai oleh produk-produk teknologi informasi seperti smartphone. Negara-negara yang punya kemampuan teknologi tinggi berlomba-lomba untuk memproduksi smartphone-smartphone tercanggih untuk diekspor ke negara-negara lain yang sedang berkembang seperti ke Indonesia. Sedangkan Indonesia selain memproduksi sendiri juga mengimpor smartphone dari negara lain. Kegiatan ekspor impor ini yang turut membantu perkembangan kegiatan perdagangan internasional yang akan meningkatkan perekonomian dunia. 

Monday, January 16, 2017

Informasi mengenai latar belakang pendirian dan manfaat organisasi Asean dan PBB bagi Indonesia

A. Latar Belakang berdirinya Asean
- Latar belakang berdirinya Asean
Asean merupakan organisasi yang dibentuk oleh negara-negara merdeka di kawasan Asia Tenggara, sebagai langkah awal berdirinya Asean didahului dengan penandatanganan Deklarasi Bangkok pada tanggal 8 Agustus 1967 oleh 5 negara pendiri Asean, yaitu : Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura.
Lima negara yang mendirikan Asean memandang banyak persoalan-persoalan yang perlu diatasi di kawasan Asia Tenggara. Asean berdiri atas kesamaan wilayah geografis yang berada diposisi silang antara benua Asia dan Australia serta dalam wilayah jalur perdagangan laut dari Samdera Hindia ke Pasific dan sebaliknya. Selain itu Asean ada karena adanya kesamaan kultur budaya yang dipengaruhi oleh budaya rumpun Melayu Austronesia.
Negara Asean juga memiliki karakter sebagai negara-negara berkembang yang perlu bekerjasama satu dengan lainnya agar bisa lebih kuat satu dengan lainnya. Yang nantinya bisa menjadi kawasan yang diperhitungan dalam perdagangan dunia.

- Manfaat Asean Bagi Indonesia
Dalam berbagai bidang Asean mempunyai manfaat yang besar bagi Indonesia, mungkin bidang yang paling besar manfaatnya adalah bidang ekonomi, Asean bisa menjadi pasar yang besar bagi produk-produk Indonesia. Sehingga devisa bisa mengalir deras ke wilayah Indonesia.
Dalam bidang pendidikan dan kebudayaan juga menghasilkan manfaat yang besar dengan adanya pertukaran pelajar dan budaya bisa meningkatkan kemampuan IPTEK SDM dan bisa memperkaya budaya Bangsa Indonesia.
Asean juga sangat menghormati kedaulatan negara masing-masing sehingga bisa hidup saling berdampingan dengan damai dan saling memberi bantuan jika salah satu negara mengalami kesulitan atau mengalami bencana alam.

B. Latar Belakang berdirinya PBB
Sebelum PBB dibentuk terdapat lembaga dunia yang disebut Liga Bangsa-Bangsa yang mempunyai tugas memelihara perdamaian dunia setelah perang dunia pertama. Tetapi perjalanan waktu ternyata LBB tidak mampu mencegah terjadinya perang dunia kedua. Sehingga rentang tahun 1941 -1945 terjadi perang dunia yang dasyat.
Setelah perang dunia kedua selesai dengan kemenangan pihak sekutu, maka muncul ide untuk membentuk satu organisasi dunia baru yang memiliki wewenang mengatur dan melaksanakan perdamaian dunia yang lebih baik dari LBB. Maka tanggal 24 Oktober 1945 resmi dibentuk. Dan Indonesia tercatat sebagai negara ke-60 yang menjadi anggota PBB pada tanggal 28 September 1950.

- Manfaat PBB bagi Indonesia.
Pada masa kemerdekaan, PBB turut dalam membantu mendamaikan pertikaian antara Indonesia dengan pihak Belanda yang ingin menguasai lagi setelah perang dunia kedua berakhir. Ketika agresi Belanda pertama PBB membentuk KTN yang terdiri atas Australia, Belgia dan AS, yang bisa mengarahkan penyelenggaraan perjanjian Renville pada 27 Oktober 1947. Kemudian PBB membentuk UNCI atau United Nation Commition For Indonesia untuk membantu proses perdamaian setelah agresi Belanda kedua. UNCI berhasil mendorong adanya konferensi Meja Bundar yang menghasilkan pengakuan kedaulatan Indonesia sebagai negara yang merdeka seutuhnya.
Pada masa sekarang ini PBB memberikan manfaat pada kerjasama pada bidang pendidikan dan kebudayaan melalui UNESCO, PBB turut membantu perkembangan pendidikan di Indonesia dan turut menjadikan beberapa hasil budaya Indonesia menjadi situs warisan dunia.

Selain itu juga ada kerjasama bangsa Indonesia bidang ekonomi melalui UNDP yang membantu pembangunan Indonesia. Dan melalui badan-badan PBB lainya, misalnya : ILO (Kesejahteraan buruh), FAO (pangan), UNICEF (Perlindungan Anak) dan WHO (kesehatan)

Saturday, January 14, 2017

Contoh Tindakan Ekonomi yang didasarkan atas kejujuran, tanggung jawab dan santun

1. Contoh dari tindakan ekonomi berdasarkan pada kejujuran dan santun yaitu :
Seorang penjual menjual barang dagangannya dengan jujur memberikan informasi kualitas dan kuantitas barang yang dijualnya. Dia membedahkan barang yang punya kualitas bagus dan barang yang punya kualitas jelek, semua itu dia jelaskan dengan baik kepada konsumen sehingga konsumen tidak merasa tertipu. Dia juga tidak mengurangi skala timbangan sehingga barang yang dijualnya sesuai berat dan jumlahnya sehingga konsumen merasa puas jika membeli di tokonya tersebut.

2. Kegiatan ekonomi terbagi 3 macam yang terdiri atas :
a. Produksi yang mempunyai arti suatu kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa, misalnya : industri tekstil menghasilkan kain dan baju dari bahan dasar kapas.
b. Distribusi yang berarti kegiatan untuk menghubungkan produsen kepada konsumen sehingga barang dan jasa bisa tersalur dengan baik. Misalnya : Beras disalurkan dari desa ke kota agar penduduk kota bisa mengkonsumsi beras atau nasi.
c. Konsumsi yaitu suatu kegiatan untuk mengurangi jumlah atau manfaat suatu barang dan jasa. Misalnya : makan, minum dan memakai pakaian. Kegiatan ini dilakukan oleh konsumen.

3. contoh 5 kegiatan yang berdasarkan prinsip ekonomi, yaitu :
a. Uang saku sekolah digunakan untuk konsumsi yang penting dulu, jika ada sisa ditabungkan.
b. Selalu memilih barang sesuai dengan kualitasnya, jika barangnya bagus maka akan dibeli dan jika jelek atau rusak tidak akan dibeli.
c. Membandingkan harga barang yang sama pada beberapa toko dan akan memilih barang yang paling murah.
d. Jika membeli barang diupayakan untuk menawar harga sehingga penggorbanan untuk mendapatkan barang tersebut menjadi kecil.
e. mengutamakan membeli alat sekolah terlebih dahulu daripada membeli barang yang tidak penting.

4. Motif Ekonomi secara umum terbagi menjadi 4 macam yaitu :
a. Motif melakukan kegiatan sosial
b. Motif untuk memperoleh kekuasaan
c. Bisa mendapatkan keuntungan yang besar
d. Bisa mendapatkan kekuasaan dan penghargaan

5. Dalam melakukan kegiatan ekonomi kita harus berpedoman pada prinsip ekonomi supaya kita bisa memaksimalkan keuntungan dengan sumber daya yang kita punya. Jadi jika orang berpedoman prinsip ekonomi, dia akan terhindar dari resiko kerugian dan bisa meningkatkan kepuasan yang dia peroleh. Selain itu prinsip ekonomi bisa membuat kegiatan ekonomi menjadi lebih efektif dan efisien.

6. Makhluk ekonomi mempunyai arti bahwa manasia selalu mempunyai keinginan dan malakukan upaya untuk memenuhi kebutuhannya dangan cara-cara yang sesuai ukuran akal atau rasional. Pada situasi ini manusia cenderung individualis dan mementingkan kepentingannya sendiri dalam kehidupan.

7. Tindakan yang bisa dilakukan sebagai makhluk ekonomi yaitu dengan membeli nasi di kantin, tujuannya agar kebutuan pokok pangan yaitu makan bisa terpenuhi. Sehingga tubuh bisa mendapatkan asupan energi dan gizi.

8.  Manusia sebagai makhluk sosial yaitu manusia selalu membutuhkan orang lain dalam kehidupannya sehari-hari, mereka tidak bisa hidup sendiri. Dalam ilmu ekonomi dalam setiap usaha untuk memenuhi kebutuhannya manusia pasti membutuhkan orang lain, misalnya jika kita konsumen ingin membeli barang maka kita membutuhkan orang lain yang memproduksi barang  dan pedagang yang menjual barang tersebut. Kita tidak mungkin membuat sendiri setiap barang yang kita butuhkan.

9. Contoh tindakan sebagai makhluk sosial yaitu  :
a. Belajar bersama saling memberi informasi terhadap pekerjaan sekolah yang diberikan guru sehingga tugas itu menjadi cepat selesai.
b. Membantu teman yang sedang mengalami kesulitan, misalnya: teman kita terjatuh ketika berjalan maka kita harus menolongnya dan mencari cara untuk mengobatinya.

10. Contoh manusia menjadi makhluk enonomi dan sosial yang bermoral :

Seorang pedagang selalu ingin mendapatkan keuntungan yang sebesar-besar untuk memenuhi kebutuhannya, tetapi pedagang tersebut tetap jujur dengan memberikan informasi yang jelas tentang barang yang dijualnya, apakah berkualitas atau tidak ?, dia akan mengatakan barang berkualitas jika memang berkualitas, bukan sebaliknya, mengatakan barang berkualitas padahal buruk. Selain itu dia tidak mengurangi timbangan sehingga konsumen menjadi senang dan tidak merasa tertipu.

Blog Saya Yang Lain